top of page

Pelatihan

 

Disarankan untuk mengikuti panduan L“ Listen Include Respect” saat merencanakan pelatihan.

​

Ada beberapa hal tambahan yang perlu dipertimbangkan saat merencanakan pelatihan.

1

Rencanakan siapa yang akan hadir.

​

Pelatihan inklusif di mana orang dengan disabilitas intelektual dan tanpa disabilitas intelektual harus SELALU menjadi tujuannya.

​

Namun, orang-orang dengan disabilitas intelektual memberi tahu kami bahwa dalam beberapa situasi, acara pelatihan terpisah dapat lebih berhasil.

​

Kelompok pelatihan yang terpisah dapat berarti ada lebih banyak waktu dan ruang bagi orang dengan disabilitas intelektual untuk berbicara dengan jujur tanpa takut dikucilkan.

​

Jika pelatihan ini tentang topik dimana peserta perlu memiliki pengetahuan dasar  tertentu, pelatihan terpisah mungkin juga membantu. Orang dengan disabilitas intelektual yang belum memiliki akses ke pendidikan inklusif mungkin memerlukan pra-pelatihan atau pertemuan terpisah untuk membantu menjembatani kesenjangan.

​

Cara terbaik untuk mengetahui apakah pertemuan terpisah diperlukan adalah dengan melibatkan orang dengan disabilitas intelektual dalam perencanaan

Group of people on the left, with a speech bubble above and a cross through it. Two people on the the right with a speech bubble above smiling.
Diverse group of people having a meeting with person in wheelchair, a green tick about them.

2

Komunikasikan dengan jelas.

​

Semua komunikasi tentang pelatihan harus jelas, singkat, dan mudah diakses.

Email, letter, and phone icons for communication.

3

Bayar biaya seperti biaya koneksi (data) untuk pelatihan online atau biaya transportasi untuk pelatihan tatap muka.


Biaya-biaya ini dapat menjadi hambatan bagi orang dengan disabilitas intelektual untuk berpartisipasi. Dengan menanggung biaya-biaya ini, orang-orang tersebut dapat ikut serta.

Money to pay for a bus

4

Pastikan orang memahami latar belakang pelatihan.

​

Pra-rapat, webinar, atau video pendek dapat membantu menjelaskan topik pelatihan, mengapa itu penting, dan bagaimana orang dapat menggunakan apa yang mereka pelajari setelah pelatihan.

Three people viewing a screen with an alert, a lightbulb above one's head.

5

Buat undangan pelatihan.

​

Pastikan itu mencakup:

  • waktu dan tanggal

  • Tujuan pelatihan

  • Apa yang akan dipelajari 

  • Informasi latar belakang yang dapat diakses

  • Informasi tempat dan transportasi

  • Biaya apa yang akan ditanggung

  • Tautan rapat dan kata sandi jika rapat online

Undangan harus dalam bahasa sederhana!
 

A hand holding an invitation, and someone in a wheelchair using a wheelchair ramp, with a green tick.

6

Libatkan  pendukung/ pendamping.

​

Periksa apakah orang dengan disabilitas intelektual membutuhkan  pendukung/ pendamping. Masing-masing harus dapat  memilih  pendukung/ pendamping mereka sendiri.

​

Pendukung/ pendamping harus menerima semua informasi yang sama dengan yang diperoleh peserta. Jika ada biaya untuk pelatihan, pendukung/ pendamping seharusnya tidak perlu membayar apa pun.

Man and a woman, holding booklets

7

Pastikan presentasi pelatihan Anda menarik dan mudah dipahami.
 
Pelatihan yang baik memiliki sedikit saja slide dan konten untuk dipelajari dan lebih banyak waktu untuk kegiatan dan diskusi.

​

Beberapa hal yang perlu diingat saat merencanakan pelatihan  adalah:

 

  • Studi kasus atau cerita dapat membantu membuat topik lebih mudah dipahami dan relevan.

  • Aktivitas dan diskusi kelompok dapat membantu orang tetap tertarik dan belajar dengan cara yang berbeda.

  • Pastikan aktivitas tersebut menyenangkan dan sederhana. Aktivitas yang melibatkan cerita, seni, atau peran dapat bermanfaat.

  • Kerja dalam kelompok kecil dapat membantu orang merasa lebih nyaman dan percaya diri.

​

Slide harus menggunakan bahasa yang mudah dipahami, dengan ukuran font dan jarak baris yang besar, serta tidak boleh mengandung terlalu banyak informasi di setiap slide. Penggunaan poin-poin (bullet points) sangat membantu - hindari paragraf yang terlalu panjang!

Man on left speaking lots of words, same man on right with images in a speech bubble. Woman on left looking confused with arrow pointing at same. woman smiling
Three people making art with paints and paper

8

Kirimkan agenda dan informasi pelatihan setidaknya dua minggu sebelum pertemuan agar peserta dapat mempersiapkan diri. 

​

Misalnya, slide PowerPoint pelatihan dan pertanyaan diskusi apa pun harus dikirim terlebih dahulu.
 
Pastikan agenda mencakup: 

  • Waktu yang cukup untuk diskusi dan aktivitas

  • Waktu jeda berkala

  • Kerja kelompok kecil dan aktivitas untuk memberi ruang bagi peserta untuk bertanya dan berbagi ide dengan cara yang berbeda.

  • Waktu untuk berbincang dengan peserta lain

  • Penjelasan yang jelas tentang setiap bagian pertemuan

  • Daftar pertanyaan diskusi yang akan diajukan kepada peserta di setiap bagian
     

Two women taking a timed break with food and drinks
Three people, one in wheelchair, planning with calendar

9

Pastikan pelatih  memiliki pengalaman dalam mendukung orang dengan disabilitas intelektual.

​

Pelatih yang baik dapat:

  • memahami bahwa beberapa orang mungkin tidak terbiasa untuk berbicara 

  • menarik dan menginspirasi

  • terampil dalam berkomunikasi dengan cara yang mudah dipahami (menggunakan bahasa yang mudah dipahami)

  • membantu orang merasa nyaman dan percaya diri

  • memastikan semua orang memiliki kesempatan untuk berbagi ide

  • memantau ruangan untuk memastikan tidak ada hambatan untuk berpartisipasi

  • pandai merangkum ide di akhir setiap bagian

  • dapat mengubah pertanyaan atau aktivitas dengan cepat jika sulit dipahami atau tidak berjalan dengan baik
     

Unclear speech leads to confusion, clear speech to understanding.
A trainer wearing a suit and the training  participants, a green tick and everyone is having a good time.

10

Jika memungkinkan, ikut sertakan pelatih dengan disabilitas intelektual.

​

Ini memastikan pertemuan yang inklusif dan dipimpin oleh para ahli.
 
Ini juga dapat membantu peserta dengan disabilitas intelektual merasa nyaman.

​

Ini sekaligus memastikan bahwa kontribusi orang dengan disabilitas intelektual dihargai oleh semua orang di ruangan itu.
 

Woman pointing to presentation with CRPD written on it

11

Kondisikan situasi dengan jelas bahwa semua orang yang mengambil bagian akan dihormati dan didengarkan. 

​

Bersikaplah ramah dan terbuka.

​

Melakukan icebreaker di awal pelatihan dapat membantu memastikan semua orang merasa nyaman dan menciptakan suasana yang tepat untuk pelatihan.

​

Aturan dasar yang disepakati bersama oleh semua peserta rapat dapat membantu memastikan semua orang memahami cara menghormati satu sama lain.

​

Dorong partisipasi semua orang. Mendengar pendapat orang lain dalam rapat dapat membantu orang yang gugup merasa lebih nyaman dalam berbagi ide mereka. 

Two people talking - with speech bubbles with icons inside, a lightbulb, a question mark and a smiley face.
The same training group raising their hands to share ideas during training

12

Di akhir pelatihan, pastikan ada sesi untuk memberikan umpan balik.

​

Misalnya melalui survei umpan balik yang dapat diakses atau ada sesi umpan balik.

A clock with an evaluation form with star ratings

Panduan Listen Include Respect dibuat dengan dukungan keuangan dari:

Logo of the International Disability Alliance
Logo of inclusive futures uk aid
Logo of Inclusion International
Logo of SightSavers
Logo of Down Syndrome International
Logo of the Higher Council for the rights of persons with disabilities
Logo of FBASD
Logo of Alana

©2022 by Inclusion International & Down Syndrome International

bottom of page